PERJALANANMU MENJAGA BUMI

Food Waste Caddy

Food Waste Caddy adalah tempat sampah dengan ukuran kecil yang bisa ditempatkan di dekat sumber sampah makanan, seperti di dekat wastafel dapur

Pilih ukuran caddy yang sesuai dengan jumlah produksi sampah makanan di rumah tangga, namun tetap selalu upayakan untuk kurangi jumlah sampah makanan yang dihasilkan. Kapasitas ideal untuk rumah tangga maksimal 5 orang adalah 3 – 5 L

Letakkan Food Waste Caddy di tempat yang mudah untuk dijangkau. Beberapa pilihan penempatan yang bisa dilakukan:

  • Diatas meja dapur, persis disamping wastafel
  • Digantung disamping wastafel
  • Diletakkan di bawah kolong wastafel

Food Waste Caddy bisa dicuci secara rutin atau dilapisi sebaiknya oleh kantong dari bahan alami (e.g singkong) yg bisa terdegradasi untuk memudahkan pengelolaan di tahap selanjutnya.

Pilih food waste caddy yang memiliki tutup, namun mudah untuk dibuka tutup sesuai kebutuhan. Gunakan sampai penuh dan buang ke tempat sampah yang ada di luar rumah ketika penuh.

INVENTORI BAHAN MAKANAN





Kategori Sampah Makanan

Kulit Telur

Freepik.com/Freepik

Freepik.com/topntp26

Sisa Buah & Sayur

Freepik.com/Freepik

Freepik.com/Freepik

Produk Susu

Freepik.com/Azerbaijan_stockers

Unsplash.com/JakubKapusnak

Ampas Teh

Unsplash.com/OlegGuijinsky

Freepik.com/Freepik

Strategi Penyimpanan Makanan

Posisi

  • Tempatkan bahan makanan yang lama di posisi atas atau depan. Posisi yang lebih mudah dijangkau dan dilihat dibandingkan bahan makanan yang lebih baru
  • Tempatkan sayur dan buah di laci kulkas yang tidak terpengaruh ketika kulkas dibuka tutup untuk mempertahankan kesegaran dan kondisinya, serta mencegah kontaminasi dari bahan lain
  • Tempatkan produk susu dan telur di rak bagian dalam kulkas untuk suhu dingin yang lebih stabil guna mencegah kerusakan
  • Tempatkan daging segar dan juga yang sudah dimasak di freezer dan hanya keluarkan ke rak kulkas jika ingin digunakan untuk membuatnya bertahan lebih lama
  • Hindari menempatkan makanan yang mudah rusak di bagian pintu kulkas karena sering dibuka tutup dan memiliki suhu dingin yang lebih tidak stabil

Cara Menyimpan

  • Cara menyimpan dan mempersiapkan makanan adalah salah satu penyebab utama dari kerusakan makanan yang menyebabkan sampah makanan di di Indonesia (Bappenas, 2021)
  • Pengetahuan mengenai suhu yang dibutuhkan, serta cara penyimpanan makanan dapat berkontribusi tidak hanya bagi pengurangan sampah makanan, namun juga untuk memastikan makanan tersebut aman untuk dikonsumsi dan digunakan dalam jangka waktu yang optimal 
  • Hal ini yang tentu saja tidak hanya berpengaruh baik untuk bumi, namun juga bisa mendukung  penghematan pengeluaran dalam rumah tangga serta kebaikan nutrisi untuk keluarga

Tim Makanan dari Hati juga mempersiapkan rujukan urutan konsumsi dan penyimpanan makanan yang bisa diakses disini.

Jemput atau Kelola

JEMPUT

  • Ketahui mitra penjemputan sampah makanan di daerah sekitarmu
  • Atur penjemputan dan sesuaikan dengan kapasitas tempat sampah makananmu
  • Makanan dari Hati menyediakan penjemputan sampah makanan yang dilakukan satu minggu sekali bersamaan dengan pengantaran pesanan. Kamu juga bisa meminta biodegradable bag sebagai wadah sampah makanan kamu dari tim pengantar kami, jika dibutuhkan

KELOLA

  • Kelola makananmu yang masih bisa dikonsumsi menjadi makanan lain (e.g Pisang yang terlalu matang dan kurang enak dikonsumsi langsung dapat diolah menjadi muffin pisang).
  • Atau gunakan sisa makananmu yang tidak dapat dimakan (e.g akar daun bawang) untuk ditumbuhkan di dapurmu atau kelola menjadi bahan yang bermanfaat untuk rumah tanggamu (e.g kulit buah menjadi cairan pembersih)  

Rujukan – Kelola

Proses Lebih Lanjut

  • Inspirasi makanan dari bahan yang masih dapat dimakan, namun tidak enak dikonsumsi langsung dapat dilihat dari berbagai website maupun aplikasi makanan
  • Aplikasi atau website yang menyediakan resep makanan beberapa ada yang bisa menyediakan resep makanan berdasarkan bahan makanan yang ada di rumahmu 

Besarkan jadi tanaman

  • Beberapa sisa bahan makanan yang tidak dapat dikonsumsi bisa ditumbuhkan Kembali, diantaranya adalah hal-hal berikut di bawah. Detail untuk caranya dapat dilihat melalui link sumbernya.
  • Daun Bawang, Sereh, Selada, Seledri, Ubi, Bawang Putih, Daun Wortel, Tanaman dengan Biji (e.g cabai, melon, dsb), Rempah (e.g mint, daun ketumbar, kemangi) (sumber)

Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

  • Beberapa sisa makanan juga dapat digunakan untuk dibuat bahan bahan yang bermanfaat buat keluarga seperti cairan pembersih, kompos, atau energi pada beberapa rumah tangga
  • Ikuti IG @Makanan.darihati