Di Indonesia, 65 juta ton sampah diproduksi setiap tahunnya dan diprediksi akan terus menerus bertambah. Mayoritas dari sampah tersebut adalah sampah organik termasuk sampah makanan yang kebanyakan dihasilkan oleh rumah tangga di daerah perkotaan. Sampah, selain menimbulkan dampak lingkungan juga menimbulkan dampak sosial maupun kesehatan yang mempengaruhi tidak hanya kita, namun juga anak anak kita dan generasi di masa yang akan datang.

Penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pengelolaan makanan dan sampah makanan di rumah tangga. Selain karena tingkat kepeduliannya terhadap lingkungan, perempuan di Indonesia biasanya juga adalah ujung tombak dalam penyediaan makanan dan pengelolaan sampah di rumah tangga. Namun, “Makanan dari Hati” menyadari bahwa meskipun terlihat mudah, perjalanan pengelolaan makanan dan sampah makanan sebenarnya membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran yang tidak sederhana, dan oleh karena itu membutuhkan komitmen dan bantuan dari seluruh anggota keluarga.

Makanan Dari Hati hadir untuk bersama membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan sampah makanan dan membuat perjalanan tersebut lebih mudah jika dijalankan secara konsisten bersama-sama. 

Untuk berdiskusi lebih lanjut, silahkan kirimkan email ke makanandarihati1@gmail.com.